
Ketika Quik Pod pertama kali mengeluarkan monopod untuk kamera paket kurang lebih satu tahun yang lalu, kini ia pun tak melewatkan konsumen pengguna kamera DSLR. Model yang dimiliki monopod baru ini tidak jauh beda dengan versi pertamanya dengan kemampuan yang dapat diperpanjang serta ideal untuk mengambil foto diri sendiri.
DSLR Quik Pod ini dapat diperpanjang hingga 135cm, dan mampu menopang berat hingga 1Kg. Cara penggunaan monopod ini sangat mudah, hanya dengan meletakkan kamera pada mount yang tersedia, kemudian sesuaikan panjangnya dengan yang Anda inginkan, lalu aktifkan fitur selftimer pada kamera Anda. Read more »

Samsung baru saja memasukkan dua seri S dalam jajaran produk kameranya, S760 (7,2MP) dan S860 (8,1MP). Kamera yang memiliki beda resolusi ini sama-sama dibekali dengan layar 2.4-inci, optical zoom 3x, face detection dan kemampuan merekam video dengan resolusi 640×480 30Fps. Kamera seharga $169 ini nampaknya cocok untuk hadiah natal (dengan janji), karena kamera ini baru akan dipasarkan pada bulan Januari tahun depan. [photographyblog]
Hawlett-Packard yang selama ini kita kenal telah mendalami bisnis foto digital, mulai dari kamera sampai dengan home printing hingga layanan foto online. Untuk ke depan, Kamera digital Merk HP akan tetap ada, namun kamera ini nantinya akan didesain dan diproduksi oleh pabrikan pihak ketiga.
HP akan tetap melakukan penjualan sampai dengan tahun pertama 2008 semabri mencari partner untuk memproduksinya. Lalu siapa yang dipercayai HP sebagai partner? apakah produk merk HP nantinya akan lebih baik dari yang ada sekarang ini, kita tunggu saja.
[HP Press Release]

BenQ baru saja meluncurkan sepasang kamera yang juga merupakan suksesor kamera point-and-shoot. E820 menggangtikan kamera 7 megapiksel E720, dan menawarkan resolusi 8 megapiksel, face detection serta ISO 1600. Kemudian C740i mengalami perbaikan sensor 7-megapiksel yang telah ada dengan menambahkan face detection yang sama dan ISO 1600 yang dapat ditemukan pada E820.
Lalu dimana peran Pentax pada kamera ini? Kedua kamera ini menggunakan lensa higher-grade dari Pentax yang memiliki pembesaran optik sebesar 3x. Bukan hanya itu, dengan lensa Pentax, kamera ini juga dilengkapi dengan kemampuan merekam video berkualitas MPEG-4. Dan yang lebih mengagumkan lagi, kedua kamera ini dilengkapi dengan fitur 720×400 widescreen mode untuk meng-capture video DVD. Sayangnya, BenQ belum menyebutkan tentang kepastian harga dan ketersediaannya, namun ia hanya menegaskan bahwa kamera ini akan segera tersedia di pasaran.
Era video call via teknologi 3G di Indonesia sedang marak-maraknya, pasalnya masing-masing operator selular di Indonesia memiliki data yang menunjukkan pengguna teknologi 3G kian bertambah. Video call memang menarik digunakan yang menunjukkan bahwa apa yang dilakukan James Bond pun, kini dapat dinikmati khalayak ramai dan bukan menjadi impian semata.
Maraknya video call dan juga video chat ini membuat BT 21 Century Network (21CN) menciptakan sebuah kamera yang diberi nama Go!Cams. Bukan hanya itu, GoCams ini ternyata diciptakan untuk digunakan dengan PSP alias Play Station Portable, sungguh perpaduan yang menawan dengan kombinasi antara hobi dan kebutuhan.
Go!Cams ini dilengkapi dengan mikrofon, sehingga memungkinkan untuk melakukan panggilan antar pengguna PSP dan beberapa operator di UK, ya kenapa di UK? Karena memang layanan ini baru tersedia di Inggris. Namun bukan hanya disini, BT rencananya akan mendistribusikan software secara global yang nantinya memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan ke PC, telefon kabel dan handphone dari setiap WiFi hotspot yang memang BT sendiri mendesain spesial untuk teknologi IP (Protokol Internet). Meski PSP VoIP service ini telah dirilis pada tanggal 25 Mei yang lalu di UK, namun BT tak ingin menyediakan detail tambahan perangkat yang dibuatnya ini sampai dengan bulan Agustus mendatang, aneh bukan?.
[Sumber: BBC]